Bekasi- Sebagai bagian dari komitmen kampus Bekasi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi menggelar kegiatan sosialisasi Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) pada Rabu, 21 Mei 2025, bertempat di Gedung Aula Suyati, UNISMA Bekasi.
Kegiatan ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya imunisasi sebagai langkah pencegahan Penyakit yang Dapat Dicegah dengan Imunisasi (PD3I). Sebagai kampus yang aktif dalam gerakan sosial dan pengabdian masyarakat, UNISMA Bekasi terus mengambil peran penting dalam menyuarakan isu-isu kesehatan, khususnya di wilayah Bekasi.
Acara ini menghadirkan anggota
Komisi IX DPR RI, H. Obon Tabroni, sebagai pembicara utama. Sambutan hangat
juga disampaikan oleh Wakil Rektor IV UNISMA Bekasi, Dr. H. M. Harun Alrasyid,
M.Si. Hadir pula Kasub KP3MB, A. Mayang Halida, S.E., M.M., Ikatan Alumni
Resimen Mahasiswa (MENWA), dosen, staf, mahasiswa UNISMA Bekasi, serta
masyarakat umum dari berbagai kalangan.
Sebagai universitas Bekasi yang terus berkontribusi aktif dalam
pembangunan sumber daya manusia dan kesehatan, UNISMA Bekasi tidak hanya
dikenal sebagai pilihan kuliah Bekasi yang berkualitas, tetapi juga sebagai
pusat edukasi masyarakat.
Narasumber Ahli Kesehatan Turut Hadir
Sosialisasi GERMAS ini semakin
bermakna dengan pemaparan dari sejumlah tokoh kesehatan, di antaranya:
- dr. Rochadi Hendra Setya, Sp.OG., M.Kes – Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat
- Ibu Lentik Wienda Kartika, S.KM., M.PH – Ketua Tim Kerja Surveilans PD3I dan KIPI
- dr. Irfan Maulana, M.KK – Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit
Para narasumber menyoroti
pentingnya imunisasi dasar lengkap sebagai langkah pencegahan penyakit seperti
campak, polio, difteri, hepatitis B, dan TBC. Hal ini menjadi perhatian khusus
pemerintah dan menjadi target eliminasi dalam program Kementerian Kesehatan RI.
Dalam sambutannya, Bapak Obon Tabroni menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dan pemerintah daerah dalam menyukseskan program imunisasi. Acara ini juga diisi dengan pemaparan dari dr. Rochadi Hendra Setya, Sp.OG., M.Kes Kepala Bidang P2P Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Barat, Ibu Lentik Wienda Kartika, S.KM.,M.pH sebagai Ketua Tim Kerja Surveilans PD3I dan KIPI, dr. Irfan Maulana, M.KK Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit.
Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat
Dalam sambutannya, H. Obon
Tabroni, menekankan pentingnya kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah,
dan institusi pendidikan tinggi seperti UNISMA
Bekasi dalam menyukseskan program imunisasi.
“Peran aktif semua pihak sangat
dibutuhkan untuk memperluas pemahaman dan meningkatkan cakupan imunisasi,
terutama di daerah perkotaan dan padat penduduk seperti Bekasi,” ujar H. Obon
Tabroni.
Peran UNISMA Bekasi sebagai Pusat Edukasi Masyarakat
Dengan adanya kegiatan seperti ini, UNISMA Bekasi menegaskan perannya sebagai kampus unggulan di Bekasi yang tidak hanya fokus pada pendidikan tinggi berkualitas, tetapi juga berkontribusi dalam penguatan kesehatan publik. Diharapkan melalui kegiatan sosialisasi ini, tingkat kesadaran dan cakupan imunisasi di wilayah Kabupaten dan Kota Bekasi dapat terus meningkat, sehingga target eliminasi PD3I dapat tercapai sesuai dengan program Kementerian Kesehatan RI. (humasunismabekasi)








