Bekasi- Laboratorium Prodi Ilmu Pemerintahan
(IP) S1, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Islam 45
(UNISMA) Bekasi, bekerja sama dengan KPU dan Bawaslu, menggelar Dialog Terbuka
Calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Bekasi Tahun 2024-2029. Berlangsung di
ruang Seminar gedung Pascasarjana (I) lantai 3, UNISMA Bekasi, 18 November
20224, acara ini bertujuan memberikan edukasi politik pada Mahasiswa dan
Pelajar SMA di Kota Bekasi.
Kegiatan ini dibuka Rektor UNISMA
Bekasi yang diwakili oleh Wakil Rektor bidang III Dr. H. Abdul Khoir HS, Drs.,
M.Pd., Ia mendukung penuh kegiatan ini, sebagai bentuk edukasi politik
memberikan wawasan politik yang sehat untuk masyarakat umum.
“…menyambut positif diadakannya
dialog publik ini, yang menghadirkan bakal calon Walikota dan Wakil Walikota
Kota Bekasi Tahun 2024-2029. Kami sudah koordinasi dengan KPU dan Bawaslu bahwa
diperbolehkan menggelar dialog terbuka ini dikampus diperbolehkan, selama tidak membawa alat peraga kampanye. Ini kesempatan bagi teman-teman untuk mengenal
visi-misi para calon,” ujar Wakil Rektor bidang III Dr. H. Abdul Khoir HS,
Drs., M.Pd., saat membuka acara.
Sejalan dengan Wakil Rektor
bidang III, Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Yanto
Supriyatno, Drs., M.Sc., mengatakan dialog seperti ini merupakan sarana penting
untuk memperkuat pemahaman masyarakat tentang proses demokrasi.
“Pada kegiatan Dialog ini hadir tiga
Calon Walikota dan Waki Walikota Kota Bekasi tahun 2024-2029. Kegiatan ini
memberikan kesempatan bagi calon pemimpin untuk menyampaikan visi-misi dan
strategi dalam membangun Kota Bekasi kedepan,” kata Dekan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
(FISIP) Yanto Supriyatno, Drs., M.Sc.
Diskusi dialog bersama ketiga
calon Walikota dan Wakil Walikota Kota Bekasi dimoderatori oleh Dr. H. M. Harun Alrasyid, M.Si., selaku dosen FISIP dan Wakil Rektor bidang IV. Pelbagai pertanyaan di utarakan, mulai dari program beasiswa
pendidikan, peremajaan sekolah, serta program pengawasan kualitas sekolah
sehingga masyarakat terjamin program wajib belajar 12 tahun.
Peserta acara ini selain Dosen
dan Mahasiswa UNISMA Bekasi juga dihadiri oleh perwakilan Guru dan Siswa/i dari SMA/SMK yang ada di Kota Bekasi. Kepala Laboratorium Prodi Ilmu Pemerintahan (IP), FISIP, Ainur Rofieq, S.IP, M.IP., mengungkapkan bahwa pelajar SMA khususnya kelas 12 termasuk dari sasaran edukasi, mengingat mereka adalah pemilih pemula.
"Pelajar SMA, siswa kelas XII,
diundang untuk hadir karena mereka termasuk dalam kategori pemilih pemula," jelas Kepala Laboratorium Prodi Ilmu Pemerintahan (IP), FISIP, Ainur Rofieq, S.IP, M.IP.
Sekolah yang berpartisipasi diantaranya SMK Al Muhajirin 1, SMK Global Prima, SMA Patriot, SMA Islam Al Fajar, SMK Mandalahayu 2, SMK Mandalahayu 1, SMA KORPRI, dan SMAN 22 Kota Bekasi.























