Bekasi, 23 Februari 2024- Pagi
yang cerah di lingkungan area rumah kaca fakultas pertanian Universitas Islam
45 (UNISMA) menjadi penyemangat kegiatan friday
farming yang di lakukan oleh mahasiswa dan staf Fakultas Pertanian
(FAPERTA) Universitas Islam 45 (UNISMA). Berbagai tanaman dari jenis tanaman
sayur dan berbagai jenis tanaman buah turut di tanam di sekitar area lingkungan
rumah kaca, mulai dari sayuran sawi, tanaman semangka, tanaman timun suri,
tanaman lidah buaya dan berbagai tanaman hias lainnya.
Friday Farming
adalah kegiatan rutin berkebun di setiap hari jumat pagi yang di lakukan oleh
mahasiswa fakultas pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA). friday farming
menuntut kreatifitas mahasiswa fakultas pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA)
untuk setiap minggunya menghadirkan ide dan gagasan baru, mencoba menanam bibit
yang berbeda setiap minggunya, berinovasi dalam mempraktekan bebagai metode
bercocok tanam. tentunya, ini merupakan wadah bagi mahasiswa untuk terus
mencoba, meneliti, serta memahami ragam ilmu bidang agribisnis.
Salah satu
inovasi dari Friday Farming adalah penggunaan sistem hidroponik atau aquaponik
dalam skala kecil yang dapat dengan mudah diterapkan oleh masyarakat lokal,
bahkan di lingkungan perkotaan. Dengan metode ini, mereka berhasil menghasilkan
sayuran yang berkualitas baik tanpa memerlukan lahan pertanian yang luas.
Duding, S.Ip
menjelaskan “metode bercocok tanam yang paling mudah dilakukan di daerah
perkotaan yang padat dan tidak memiliki area tanah, masyarakat bisa
menghasilkan tanaman sayur dan tanaman buah yang bisa dipanen secara berkala
yaitu dengan metode hidroponik atau aquaponik, hanya dengan peralatan pipa
paralon, bak dan headpump untuk sirkulasi”.
Friday Farming yang rutin
di lakukan setiap pekannya menjadikan mahasiswa Fakultas Pertanian Universitas
Islam 45 (UNISMA) Bekasi mampu berekspresi dan berkreatifitas serta mengkolaborasikan
pengetahuan tradisional dengan teknologi modern untuk menciptakan sistem
pertanian yang efisien dan ramah lingkungan serta penggunaan media tanam yang
efisien dan optimal.
Mahasiswa akan
menjadi pengerak pertanian di masyarakat, khususnya mahasiswa Fakultas
Pertanian Universitas Islam 45 (UNISMA) Bekasi, hal ini menyadari bahwa
pentingnya untuk terus mencoba dan bereksperimen sehingga nanti pada saat
terjun di masyarakat dalam lingkup agribisnis mahasiswa sudah siap dan mampu
memberikan edukasi kepada masyarakat tentang memanfaatkan ruang untuk
menghasilkan sumber daya yang bisa dinikmati dan dikonsumsi.
Friday Farming bukan hanya
tentang menciptakan solusi jangka pendek, tetapi juga tentang nantinya
memberdayakan masyarakat untuk mengambil peran aktif dalam membangun masa depan
pertanian yang lebih berkelanjutan dan inklusif dan dapat meningkatkan
kesadaran akan pentingnya praktik pertanian yang ramah lingkungan serta
menginspirasi perubahan positif dalam sistem pertanian yang ada. (humasunismabekasi)
